Malam tadi, seperti malam-malam biasanya saya nagkring di depan tv.
Melototi setiap gerak-gertik NCIS team. Gak sadar kalau ternyata ada
seseorang yang sedang sibuk mempercantik diri. Dia Ara, sepupu saya yang
umurnya sudah 7 tahun. Ternyata dari tadi dia mematut diri di depan
kaca dengan bergo dan krudung hitam saya.
“Teteh, kayak gini bukan?” tanya Ara sambil jarinya mengapit krudung di bawah dagu.
“Bukan. Ini terbalik,” Jawab saya sambil membetulkan bergo yang ia pakai.
Lucunya, dia memakai bergo seperti blangkon. Bagian belakang yang biasa di pakai untuk menyanggul rambut ia pakai di bagian depan. Seperti blangkon yang dipakai terbalik.
“Owh” dia kembali lagi mematut diri. Aku juga kembali menonton.
“Gini teh?” masih berantakan. Jadi dengan singkat saya jawab “No”.
Dia bertanya lagi, saya jawab “No”, “No”, dan “No”. Ngapain sih kita? Kayak di sinetron-sinetron aja. Haha.
Dan pada akhirnya dia kembali dengan tatanan yang lebih rapih dan saya jawab “better”. Saat itu dia langsung termenung, saya kira dia sedang berfikir tentang gaya berkrudung yang baik bagaimana. Eh ternyata, saat di kembali ke depan cermin dia bilang “better itu lebih baik.”.
Saat itulah saya mulai mengerti.
“Teteh, kayak gini bukan?” tanya Ara sambil jarinya mengapit krudung di bawah dagu.
“Bukan. Ini terbalik,” Jawab saya sambil membetulkan bergo yang ia pakai.
Lucunya, dia memakai bergo seperti blangkon. Bagian belakang yang biasa di pakai untuk menyanggul rambut ia pakai di bagian depan. Seperti blangkon yang dipakai terbalik.
“Owh” dia kembali lagi mematut diri. Aku juga kembali menonton.
“Gini teh?” masih berantakan. Jadi dengan singkat saya jawab “No”.
Dia bertanya lagi, saya jawab “No”, “No”, dan “No”. Ngapain sih kita? Kayak di sinetron-sinetron aja. Haha.
Dan pada akhirnya dia kembali dengan tatanan yang lebih rapih dan saya jawab “better”. Saat itu dia langsung termenung, saya kira dia sedang berfikir tentang gaya berkrudung yang baik bagaimana. Eh ternyata, saat di kembali ke depan cermin dia bilang “better itu lebih baik.”.
Saat itulah saya mulai mengerti.
0 komentar:
Posting Komentar